kamini.id
Kamini.id / Lifestyle / 10 Cara Menghilangkan Gengsi dalam Kehidupan Sehari-hari

10 Cara Menghilangkan Gengsi dalam Kehidupan Sehari-hari

Ditulis oleh Linda - Diperbaharui 10 April 2020

Gengsi adalah sifat yang mengutamakan martabat, harga diri, dan kehormatan di depan banyak orang. Sifat gengsi yang berlebihan terkadang justru menjerumuskan diri sendiri. Misalnya, dengan uang yang pas-pasan Anda rela berhutang untuk membeli barang mahal hanya demi untuk menjaga gengsi. Akibatnya, hutang tersebut menumpuk sementara Anda tidak mampu membayarnya.

Hidup dengan sifat gengsi yang berlebihan tidak menguntungkan sama sekali. Bahkan, Anda bisa mengorbankan diri sendiri dan orang-orang terdekat hanya untuk menjaga gengsi.

Di negeri tirai bambu misalnya ada anak-anak muda yang rela menjual ginjalnya untuk membeli smartphone mutakhir. Perilaku gengsi ini justru membahayakan diri mereka sendiri karena manusia yang hidup dengan satu ginjal saja tidak bisa aktif dan sesehat manusia yang masih memiliki sepasang ginjal.

Nah, kali ini Kamini ingin berbagi cara menghilangkan gengsi yang paling ampuh. Cobalah untuk mengoreksi diri sendiri apakah ada perilaku gengsi dalam hidup Anda? Jika ada, hilangkan dengan sejumlah cara berikut ini.

10 Cara Menghilangkan Gengsi

1. Pikirkan Kemungkinan Terburuk

Pikirkan Kemungkinan Terburuk Cara Menghilangkan Gengsi

Orang yang gengsi biasanya tidak pernah memikirkan kemungkinan terburuk yang terjadi ketika ia mengorbankan banyak hal untuk menjaga gengsinya. Oleh karena itu, jika Anda ingin menghilangkan gengsi, sebaiknya pikirkan kemungkinan terburuk yang bisa terjadi.

Cara menghilangkan gengsi satu ini cukup ampuh karena memikirkan segala kemungkinan yang terburuk bisa menjadi motivasi kuat untuk mengesampingkan rasa gengsi. Sebelum membeli suatu barang yang mahal demi menjaga gengsi, pikirkan konsekuensi terburuknya agar Anda bisa mengurungkan niat untuk mengutamakan gengsi.

2. Berhenti Menjadi Seorang yang Keras Kepala

Berhenti Menjadi Seorang yang Keras Kepala

Gengsi tidak harus melulu menggunakan barang mahal atau membeli barang-barang agar tidak kalah dengan orang lain. Rasa gengsi juga bisa terjadi ketika Anda harus menghubungi seseorang duluan untuk mengajak bertemu, meminta maaf, atau mengucapkan terima kasih.

Inilah saat yang tepat untuk berhenti menjadi orang yang keras kepala. Memulai percakapan terlebih dulu bukan berarti Anda harus merendah. Justru Anda memiliki jiwa besar yang berani menghubungi seseorang terlebih dahulu.

Biasanya, gengsi saat harus menghubungi seseorang ini terjadi pada pasangan yang sedang bertengkar. Jadi, demi kelancaran hubungan Anda dan pasangan, berhentilah jadi orang yang keras kepala dan buang gengsi Anda jauh-jauh.

3. Jangan Ragu Mengucapkan “Maaf”, “Terima Kasih” dan “Tolong”

Jangan Ragu Mengucapkan “Maaf”, “Terima Kasih” dan “Tolong”

Sebagai manusia, kita seringkali merasa gengsi ketika harus mengucapkan kata “maaf”, “terima kasih” dan “tolong” kepada orang lain. Padahal, kita memang harus mengucapkan ketiga kata tersebut.

Apabila Anda ingin menghilangkan gengsi, sebaiknya biasakan diri untuk mengucapkan ketiga kata tersebut pada orang lain. Ingatlah bahwa meminta maaf lebih dulu bukan berarti Anda kalah, mengucapkan terima kasih berarti Anda menghargai orang lain, dan meminta tolong juga bisa meringankan beban Anda.

4. Bergaul dengan Orang yang Tepat

Bergaul dengan Orang yang Tepat

Cara menghilangkan gengsi yang paling penting adalah Anda harus bergaul dengan orang yang tepat dan sepadan dengan diri Anda.

Terkadang, kebiasaan bergaul dengan orang yang lebih kaya, lebih populer, dan lebih segalanya membuat Anda memiliki keinginan untuk bisa mengimbangi mereka. Demi menjaga gengsi, Anda pun rela melakukan berbagai cara untuk bisa “sama” dengan orang-orang yang levelnya lebih tinggi.

Untuk menghilangkan gengsi yang berlebihan ini, Anda harus bergaul dengan orang yang sepadan dengan Anda. Sejatinya, tidak masalah jika kita bergaul dengan orang yang lebih segalanya dibanding kita, tapi jika Anda tidak bisa mengontrol rasa gengsi memang sebaiknya Anda harus bergaul dengan orang yang sepadan saja.

5. Bangkitkan Rasa Percaya Diri

Hadapi dengan Percaya Diri

Rasa gengsi muncul ketika kita meyakini bahwa diri kita memalukan. “Malu kalau pakai baju tidak bermerk” atau “Malu kalau harus menghubungi dia duluan.” Saatnya membangkitkan rasa percaya diri bahwa Anda tidak memalukan meskipun Anda tampil sesuai kemampuan atau harus menghubungi orang lain duluan. Justru Anda seharusnya bangga karena bisa menjadi diri sendiri.

Tidak ada yang memalukan selama Anda menjadi diri sendiri dan berpenampilan sesuai kemampuan Anda. Toh, Anda tidak pernah merugikan orang lain, jadi mengapa harus gengsi dengan diri Anda yang apa adanya?

6. Pikirkan Masa Depan

Pikirkan Masa Depan

Gengsi yang berlebihan ternyata bisa menghancurkan masa depan kita, lho. Misalnya, dari segi finansial kita pasti tidak akan bisa menabung jika terus mengutamakan gengsi dengan membeli barang-barang terbaru untuk mengungguli orang lain.

Di samping itu, gengsi juga bisa menghilangkan rasa percaya orang lain kepada Anda. Pasalnya, gengsi adalah suatu bentuk sikap ketidakjujuran mengenai kenyataan hidup kita. Jadi, pikirkan masa depan Anda mulai dari sekarang. Tampil apa adanya justru lebih baik dibanding terlihat sempurna hanya untuk menjaga gengsi.

7. Jangan Dengarkan Kata Orang

Jangan Dengarkan Kata Orang

Biasanya, seseorang gengsi ketika ada orang lain yang mengatakan, “Kamu nggak ikutan? Kamu nggak beli juga?” Rasa gengsi timbul karena perasaan malu ketika dianggap “kalah” dari orang lain.

Cara menghilangkan gengsi yang paling ampuh adalah tidak mendengarkan kata-kata orang lain yang memancing emosi Anda. Ketika ada orang yang berusaha memancing rasa gengsi Anda, sebaiknya abaikan saja. Pikirkan kembali dampak buruk dari tindakan mengutamakan gengsi.

8. Tunjukkan Sisi Positif

Tunjukkan Sisi Positif

Gengsi timbul ketika seseorang merasa malu atau tidak percaya diri. Selain itu, gengsi juga terjadi ketika seseorang membutuhkan pengakuan secara sosial. Agar Anda tidak mudah gengsi, Anda harus menunjukkan sisi positif dalam diri Anda yang membuat orang kagum.

Setiap orang pasti memiliki talenta tersendiri. Kenali diri Anda untuk mencari tahu talenta Anda yang bisa dibanggakan kepada orang lain. Jika belum memiliki talenta, tak ada salahnya menunjukkan sisi positif dengan perilaku dan kebaikan hati Anda.

9. Tidak Perlu Ikut-ikutan

Tidak Perlu Ikut-ikutan

Ingatlah bahwa Anda sudah dewasa dan bukan anak kecil yang harus selalu memiliki mainan yang sama dengan milik temannya. Di usia Anda sekarang, Anda harus memahami kemampuan diri sendiri. Tidak perlu ikut-ikutan orang lain jika memang tidak menguntungkan Anda.

Kalau saat ini Anda berada dalam lingkungan atau komunitas yang salah sehingga membuat Anda lebih mengutamakan gengsi, saatnya move on untuk mencari lingkungan baru yang bisa menerima diri Anda apa adanya.

10. Belajar Menghargai Diri Sendiri

Belajar Menghargai Diri Sendiri

Seseorang yang mudah mengutamakan rasa gengsi biasanya membutuhkan pengakuan terhadap status sosial atau martabatnya. Gengsi artinya perilaku seseorang yang tidak berpuas diri dan selalu ingin lebih unggul dari orang lain.

Cobalah menghargai diri Anda sendiri dengan menerima apa adanya diri Anda. Jika tidak mampu akan sesuatu dari orang lain, jangan gengsi untuk lebih dulu meminta kepada mereka. Lakukan yang terbaik untuk diri sendiri agar Anda bisa menghargai diri Anda.

Itulah sejumlah cara menghilangkan gengsi. Ingat, gengsi tidak akan mendatangkan kebahagiaan bagi Anda. Yang ada malah hati terus menerus gelisah karena lebih mengutamakan gengsi ketimbang kenyamanan diri sendiri.

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram