kamini.id
Kamini.id / Lifestyle / 10 Cara Menghadapi Sindiran Tanpa Menggunakan Emosi

10 Cara Menghadapi Sindiran Tanpa Menggunakan Emosi

Ditulis oleh Linda - Diperbaharui 10 April 2020

Pernahkah kamu memiliki teman yang hobi menyindir? Apa yang kamu lakukan selalu salah di matanya sehingga dia tak henti-hentinya menyindir kamu?

Disindir memang tidak enak, apalagi jika kamu merasa bahwa kamulah orang yang disindir. Namun, kamu tidak perlu menghadapinya dengan emosi, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menghadapi sindiran tanpa menimbulkan pertengkaran.

Seringkali kita merasa emosi jika disindir orang lain. Reaksi untuk menghadapi sindiran ada bermacam-macam, mulai dari balas menyindir, melabrak orang yang menyindir, atau justru diam saja karena takut. Kamini punya 10 cara menghadapi sindiran tanpa melibatkan emosi atau kekerasan, nih!

10 Cara Menghadapi Sindiran

1. Klarifikasi pada Orang Terdekat

Klarifikasi pada Orang Terdekat Cara Menghadapi Sindiran

Kamu nggak perlu menjelaskan panjang lebar ke semua orang saat kamu disindir di depan umum. Biarkan orang menilai sendiri dari perilakumu selama ini.

Cara menghadapi sindiran yang benar adalah langsung mengklarifikasi pada orang terdekat. Mereka perlu penjelasan bahwa kamu tidak seperti yang mereka tuduhkan. Akan tetapi, jika orang-orang terdekatmu benar-benar sahabat sejati, maka mereka tidak akan mudah percaya pada sindiran orang lain. Justru mereka akan berada di belakangmu untuk memberikan support.

2. Cuek Seolah Tidak Ada Masalah

Cuek Terhadap Urusan Orang Lain

Tahukah kamu bahwa si penyindir sangat mengharapkan reaksimu yang sedih dan marah? Oleh karena itu, jangan tunjukkan kemarahan dan kesedihanmu di depan si penyindir. Kamu harus bersikap cuek seolah tidak ada masalah. Anggap saja sindiran tersebut bukan untuk dirimu dan kamu pun tidak merasa tersindir.

Percayalah, perilakumu yang seperti ini akan membuat si penyindir kesal dan geram. Usahanya untuk menyindir dan mempermalukanmu gagal seketika. Justru dia lah yang menjadi malu karena sindirannya tidak tepat sasaran.

3. Jangan Terlihat Bingung

Jangan Terlihat Bingung

Salah satu reaksi orang yang mendapatkan sindiran secara tiba-tiba adalah bingung dan panik. Kamu akan berusaha menjelaskan pada semua orang bahwa kamu tidak seperti yang disindirkan orang lain.

Stop bertingkah seperti itu karena kepanikanmu adalah kebahagiaan dari orang yang menyindirmu. Mereka akan sangat puas dan bahagia ketika melihat kamu bingung dan panik setelah disindir.

Jadi, meskipun hatimu kesal dan panik, kamu jangan menunjukkan perasaanmu pada orang lain. Pasang saja wajah dan sikap cuek seperti masa bodoh. Bila si dia terus menerus menyindirmu dengan gencar, biarkan saja dan anggap kamu tidak merasa sedang disindir.

4. Balas dengan Humor

Balas dengan Humor

Tunjukkan keberanianmu dengan membalas sindiran pada orang yang terus menerus menyindirmu. Pembalasanmu ini bukan dengan emosi atau kekerasan fisik, tapi dengan humor.

Cara menghadapi sindiran dengan humor justru akan berbalik mempermalukan orang yang menyindirmu. Misalnya, ketika dia menyindirmu, “Lama banget datangnya, semua jadi nunggu deh!” Pasanglah ekspresi wajah jenaka dan balas sindiran dengan humor, “Semua atau cuma kamu nih yang nungguin saya? Segitu kangen ya sama saya?”

Namun, Anda juga harus melihat situasi terlebih dahulu sebelum membalas sindiran dengan humor. Jangan sampai kamu membalas sindiran rekan kerjamu ketika atasanmu juga terlihat kesal denganmu.

5. Tunjukkan Bahwa Kamu Bahagia

Tunjukkan Bahwa Kamu Bahagia

Orang yang hobi menyindir sebenarnya ingin membuat targetnya merasa kesal, sedih, dan marah sehingga tidak merasakan kebahagiaan. Mereka akan senang ketika orang yang disindir justru semakin terpuruk bahkan sampai depresi.

Kamu tentu nggak mau jadi depresi gara-gara dia, kan? Yuk, tunjukkan kepada dia dan semua orang bahwa kamu bahagia. Si penyindir pasti hobi stalking akun media sosialmu. Jadi, usahakan untuk mengunggah foto yang menunjukkan bahwa kamu bahagia dengan hidupmu. Dijamin, lama kelamaan si tukang sindir ini jadi kesal sendiri. Lama-lama dia pasti bakal menghentikan aksi sindir-menyindirnya itu.

6. Hindari Stalking Si Tukang Sindir

Hindari Stalking Si Tukang Sindir

Menyindir tidak harus dilakukan secara terang-terangan, apalagi di era digital seperti. Sindiran bisa saja dilakukan melalui media sosial. Jika ada teman yang memberitahumu bahwa ada orang yang menyindirmu, kamu hanya perlu melihatnya sekali saja.

Hindari stalking media sosial orang yang menyindirmu agar kamu tidak baper. Kalau kamu terus memantau setiap sindiran-sindirannya, kamu bakal capek sendiri dan menjadi galau. Sayangi dirimu sendiri dengan tidak kepo terhadap akun media sosial orang yang menyindirmu. Justru ia akan sangat bahagia jika tahu targetnya menjadi galau akibat sindiran-sindirannya.

7. Hadapi dengan Berani

Hadapi dengan Berani

Kalau kamu memiliki keberanian untuk menghadapi si penyindir, langsung saja tanyakan alasan mengapa dia menyindirmu. Biasanya si penyindir akan berkelit dengan bertanya, “Apakah kamu merasa?”

Nah, di sini lah saatnya membeberkan fakta-fakta bahwa dia memang menyindirmu. Kalau mereka tetap tidak mau mengaku, tinggalkan saja mereka. Setidaknya kamu sudah berani memberontak dan membuat si penyindir kaget.

Tak perlu emosi, cukup abaikan saja ketika dia menyindirmu kembali. Ingat, kamu masih memiliki sejumlah aktivitas dan teman-teman yang selalu ada untukmu, jadi buat apa capek-capek memikirkan si tukang sindir?

8. Hati-hati Saat Curhat dengan Orang Lain

Hati-hati Saat Curhat dengan Orang Lain

Salah satu cara menghadapi sindiran adalah curhat kepada orang lain agar kejengkelan di hati sedikit berkurang. Akan tetapi, Anda harus hati-hati saat menceritakan masalah ini kepada orang lain. Usahakan untuk curhat dengan orang yang benar-benar Anda percaya saja.

Kalau Anda belum yakin dengan orang itu, sebaiknya jangan cerita apapun. Jika curhatan Anda dibongkar, maka orang yang menyindirmu akan semakin bersemangat menyindir. Selanjutnya, kamu hanya perlu menjaga sikap dan perkataan saja. Salah dalam berbicara atau bersikap akan membuat tukang sindir itu memiliki “bahan” untuk semakin menyindir Anda.

9. Balas dengan Kesuksesan

Balas dengan Kesuksesan

Cara menghadapi sindiran yang terus menerus datang adalah membuktikan bahwa dirimu berada di atas satu level lebih tinggi dari orang yang menyindirmu. Kamu harus menjadi lebih sukses dari mereka. Biarkan mereka semakin iri kepadamu, toh yang penting kamu sudah membuktikan kualitas dirimu sendiri.

Bila kamu menjadi seorang yang sukses dan berprestasi, orang yang menyindirmu lama-lama juga akan merasa lelah dan putus asa. Orang lain juga akan melihat bahwa kamu tidak seperti apa yang selama ini dituduhkan.

10. Introspeksi Diri

Introspeksi Diri

Setiap sindiran yang dilontarkan kepadamu bukan untuk membuatmu semakin lemah. Jadikan setiap sindiran itu menjadi sarana untuk introspeksi diri. Introspeksi bukan berarti merasa bersalah atau rendah diri, tetapi bisa menjadi cara agar kamu menjadi orang yang lebih baik lagi.

Saat kamu sudah menemukan letak kesalahan atau kekuranganmu, jangan ragu untuk memperbaikinya. Buktikan bahwa kamu adalah orang yang tidak terpengaruh pada setiap sindirannya, justru kamu berhasil menjadi orang yang lebih baik.

10 cara menghadapi sindiran ini bisa kamu lakukan untuk terbebas dari setiap sindiran yang selama ini menerpamu. Jangan biarkan sindiran dari orang lain justru membuatmu semakin down. Saatnya bangkit dan berani menghadapi setiap sindiran tersebut. Kalau sindiran itu membuatmu emosi, coba luapkan emosimu dengan berbagai cara berikut ini.

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram