Kamini.id / Pixy / Review PIXY Lip Cream: Si Manis yang Murah Berkulitas Baik

Review PIXY Lip Cream: Si Manis yang Murah Berkulitas Baik

Ditulis oleh - Diperbaharui 30 Juli 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Tak lengkap rasanya bila Kamini tak me-review salah satu produk populer di kalangan wanita Indonesia ini. Tepat sekali, PIXY Lip Cream mungkin menjadi salah satu pewarna bibir yang sudah lama ada di meja rias atau pouch-mu. Nah, untuk kamu yang baru pertama kali ingin mencoba menggunakan lip cream satu ini, silahkan simak review PIXY Lip Cream berikut!

Tentang Produk

Review PIXY LIP Cream (Copy) (2)

“Lip Cream dengan hasil matte dan tahan lama. Teksturnya lembut dan ringan di bibir”

Itulah klaim yang digunakan PIXY untuk menarik perhatian penggunanya lewat PIXY Lip Cream. Saya cukup terkesan dengan klaim-nya yang tak bertele-tele namun jelas. Yang dapat saya serap dari klaim tersebut tentu saja matte finish, tekstur cream yang lembut dan ringan, serta dapat bertahan lama di bibir penggunanya. Benar tidak, ya? Let’s prove it!

  • Jenis: Matte
  • Ukuran: 4 g
  • Benefit: Mewarnai bibir dengan formulasi ringan serta lembut dengan matte finish
  • Cara pemakaian: Oleskan pada bibir menggunakan aplikator yang disediakan
  • Shade: Mild Peach (12)
  • Jumlah Varian: 15
  • Klaim website:  Lipstick dengan kandungan moisturizer untuk menjaga kelembaban bibir dan mencegah bibir kering. Variasi warna lengkap, cocok untuk digunakan di setiap kesempatan.

PIXY adalah a well-known brand di Indonesia yang diproduksi oleh PT Mandom Indonesia Tbk. Perusahaan ini berada di bawah naungan Mandom Coorporation Japan. Karena itulah tema produk kecantikan yang diusung PIXY pun terinspirasi dari style terbaru fashion dan makeup Tokyo. Makanya PIXY mengklaim produk-produk kosmetiknya sesuai dengan kebutuhan wanita Asia.

Setelah melakukan riset sana-sini, saya baru tahu kalau brand PIXY itu saudaraan dengan GATSBI, Pucelle dan Bifesta. The good news is semua brand-brand tersebut sudah tersertifikasi halal LPPOM MUI dan tentu saja BPOM. Sehingga kita tidak perlu khawatir kalau PIXY akan mencampurkan bahan-bahan aneh pada formulasinya.

Lip Cream dari PIXY ini merupakan salah satu produk decorative yang mengalami inovasi atau rebranding pada tahun 2019 silam. Seperti dilansir dari website resminya, sebenarnya PIXY sendiri sudah melakukan rebranding sejak tahun 2018. Tapi tepatnya bulan Juli tahun 2019, PIXY memperkenalkan rebranding baru mereka dengan tagline #PixyColoReivention: Wujud Energy of Beauty yang Trendy.

PIXY #ColoReinvention sendiri kebanyakan memperkenalkan tampilan produk-produk lama menjadi lebih up-to-date serta trendy dengan tampilan baru dan tentu saja tambahan produk baru pada tiap line-nya. Untuk rangkaian PIXY Lip Cream sendiri, brand populer di Indonesia ini menambahkan 3 shades baru yaitu Urban Berry, Warm Pink, dan Uptown Peach.

Fun Fact

Terdapat dua shades dari line PIXY Lip Cream yang menggunakan micro pearls dalam formulasinya. Sebentar, sabar, micro pearls yang digunakan nggak terlalu heboh kok. Malah tampilan akhir dari lip cream dengan micro pearls ini lebih ke elegance satin bukan metallic. Penasaran shades apa yang dimaksud? Vintage Rose (07) dan Glam Coral (09).

Kemasan Produk

Review PIXY Lip Cream_Kemasan (Copy)

Karena Lip Cream merupakan salah satu produk yang best seller dari PIXY, makanya ketika rebranding #ColoReinvention lip cream merupakan line produk decorative pertama yang diperkenalkan PIXY lewat akun instagramnya. Tentu saja para beauty junkies terkesan dengan new look yang disuguhkan PIXY pada lip cream ini.

Bila kamu pernah menggunakan PIXY Lip Cream versi awal, kamu mungkin sudah bisa membayangkan bagaimana packaging tube lip cream yang kalau menurut saya “terlalu rame”. Sebab dari warna tutup dengan badan produknya aja sudah berbeda. Belum lagi ornamen bintang dan dots pada desain badan produk. Tapi memang sih, desain kemasan lama seolah-olah membuat kita sulit mengalihkan pandangan karena doi terlalu outstanding.

Namun, pada rebranding #ColoReinvention, packaging tube lip cream ini improve menjadi lebih simple dan elegan dengan almost-full-black, menyisakan bagian bawah badan lipstik yang transparent blur dan menampilkan shade lip cream. Bukan desainnya aja, saya yakin material kaca yang dipakai juga berbeda. Pasalnya, lip cream #ColoReinvention punya warna tube yang doff, berbeda dengan warna tube sebelumnya yang cenderung reflektif.

Elegansi new look dari Lip Cream ini juga dilengkapi dengan box luar yang sama-sama simple-but-elegant. Top deh pokoknya. Who doesn’t love improvement, right?

Bahan-Bahan Lip Cream

Review PIXY Lip Cream_Ingredients (Copy)

Full Ingredients

Isododecane, Talc, Micro Crystalline Wax, Cyclopentasiloxane, Kaolin, Trimethylsilioxysilicate, Disostearyl Malate, Polyglyceryl-2-Triisostrearate, Pentaerythrityl Tetraisostrearate, Disteardimonium Hectorite, Polybutene, Propylene, Fragrance (Parfum), Sodiumdehydroacetate, Cl 77891, Cl 77491, Cl 19140, Cl 77499.

Key Ingredients

Selain bahan tadi, ada juga beberapa key ingredients yang dimasukan ke dalam lip cream ini. Bahan lainnya dibagi menjadi beberapa bagian. Untuk mengetahui selengkapnya, simak ulasan setiap bahannya berikut ini:

  • Isododecane

Isododekana berfungsi dalam meningkatkan spreadability pada produk kosmetik. Senyawa ini juga terasa ringan ketika diaplikasikan pada kulit. Dan karena senyawa ini ada pada urutan pertama ingredients list, nampaknya spreadability PIXY Lip Cream ini perlu kita perhatikan dengan seksama.

  • Cyclopentasiloxane

Senyawa ini masuk dalam kelompok silikon. Jangan parno dulu ya, siklopentasiloksana ini tak terlalu berbahaya kok. Bahkan penambahan siklopentasiloksana pada produk kosmetik membuat produk terasa lembut sehingga mudah diulaskan. Siklopentasiloksana juga memberikan hasil non-greasy finish pada produk dan terasa ringan pada kulit.

  • Diisostearyl malate

Buat kamu yang menunggu-nunggu agen pelembab pada PIXY Lip Cream, jawabannya jatuh pada Diisostearil malat. Senyawa ini sangat umum digunakan pada produk lipstik karena berfungsi sebagai emolien atau agen yang membuat kulit kering menjadi lebih halus dan lembut.

  • Polyglyceryl-2-isostearate

Hampir mirip dengan Diidostearil malate, senyawa ini juga berfungsi sebagai skin conditioning agent dalam produk kosmetik. Tampilan pigmen warna pada lip cream juga ditingkatkan dengan adanya senyawa ini. Poligliseril-2-isostratat konon yang menjadikan produk tak terasa lengket pada kulit.

Nah, itulah ingredients utama yang menurut saya berperan penting dalam PIXY Lip Cream ini. Bila dilihat dari ingredient list, lip cream ini  paraben free, lho. Dari bahan-bahan tersebut kita juga jadi bisa membuktikan apakah klaim PIXY bahwa produk ini terasa ringan, lembut, dan lembab ini benar adanya atau hanya klaim belaka. Let’s play with it!

Tips and trick

Buat kamu yang memiliki pigmented plus dry lips seperti saya, kamu dapat menggunakan concealer atau foundation untuk menyamarkan bagian hitam pada bibir. Tapi sebelumnya, jangan lupa aplikasikan lip balm terlebih dahulu demi menghindari kekeringan.

Kamu juga bisa menggunakan lip liner dengan tone serupa untuk framing bibir, barulah mengoleskan lip cream dan merapikannya dengan lip brush. Selain itu, hindari menutup kedua bagian bibir setelah pengaplikasian, biarkan kering dengan sendirinya.

Impresi

Lantas, sebagus apa sih lip cream dari PIXY ini? Kami akan mengulasnya ke beberapa bagian, mulai dari tekstur, swatch, hingga aroma dari lip cream itu sendiri. Berikut adalah ulasannya:

  • Tekstur

Review PIXY Lip Cream_Tekstur (Copy)

Ketika pertama kali diaplikasikan, saya terkejut ketika sadar bahwa spreadability produk ini cukup impressive. Sayangnya, karena bibir saya sedang dalam keadaan super kering, saya masih memerlukan bantuan brush tambahan untuk meratakan produk ke seluruh bibir. Tak cukup hanya menggunakan doe foot applicator yang disediakan.

Tapi tekstur creamy yang disuguhkan PIXY lewat produk ini memang sangat baik karena terasa soft, smooth, dan anti gumpal. Lip cream ini juga bisa kering dan menempel di bibir kurang dari 1 menit setelah pemakaian.

  • Swatch

Review PIXY Lip Cream (Copy)

Unlucky me, mungkin karena bibir saya yang masuk kategori pigmented, atau karena saya kurang tepat memilih shade, jadinya lip cream PIXY dengan shade mild peach ini kurang bisa menutupi warna hitam pada bibir. Tak habis akal, akhirnya saya coba layer menggunakan brush tambahan. Alhasil—lumayan lah.

Saya layering lip cream ini sampe 2 kali pada bibir, lho. Asalkan tidak terlalu banyak, hasil akhirnya velvet matte yang cakep, tidak bikin bibir saya kering. Kayaknya lain kali saya harus memilih shade dengan darker tone agar pigmentasinya makin jempol.

Warna mild peach yang pop up pada bibir saya juga sedikit berbeda dengan warna yang diklaim PIXY pada website-nya. Pada website PIXY, mild peach ini seperti perpaduan antara warna peach yang netral dengan hint rose. Tapi pada bibir saya yang pigmented, warnanya jadi lebih ke peach terang. Memang tidak terlalu oranye, tapi tetap saja too bright. Not so good for pigmented lips.

  • Aroma
Review PIXY Lip Cream_aroma (Copy)

* sumber: www.52kitchenadventures.com

Sementara untuk wanginya, PIXY Lip Cream ini punya aroma sweet nan lezat yang mengingatkan saya pada es krim coklat. Walau at some point terasa artificial fragrance-nya. Tapi tidak begitu mengganggu. Malah cukup enak dan tidak terlalu menyengat. Thumbs up!

Daya Tahan dan Performa

Review PIXY Lip Cream_Ketahanan (Copy)

Selain karena lipstik dengan tesktur creamy ini spreadability-nya mantap, harus saya akui pula formulasinya yang lightweight pada bibir saya. Makanya saya berani layering sampai 2 kali. Padahal biasanya saya cuma kuat layering 1 kali untuk produk lip cream karena akan terasa sangat kering pada bibir.

Untuk longevity, 8 jam tanpa makan dan minum. Terus kalau dibarengi nyemil dan makan, daya tahan PIXY Lip Cream ini di bibir saya bisa sampai 4-5 jam. Menariknya ketika saya selesai makan pada jam-jam terakhir lip cream bertahan di bibir, masih ada sisa lip cream yang menempel, lho. Jadi tidak sampai hilang tuntas banget. Tapi kalau makan-makanan yang greasy, lip cream langsung tuntas seketika.

Lalu, apabila PIXY mengklaim produk ini mengandung moisturizer, sepertinya tidak begitu terasa deh untuk pemilik bibir kering. Memang tidak bikin bibir kering, tapi tidak pula memberikan kelembaban. Kategori melembabkan dari produk ini lebih ke “menjaga” dibanding “memberikan”.

Walaupun begitu, masih ada hal lain yang bikin saya suka dengan PIXY lip cream ini selain harganya yang ramah kantong orang Indonesia. Shades yang ditawarkan ternyata kebanyakan bagus dipakai oleh kulit orang Asia. Selain itu, sebagai a thirsty nude lover, saya mengakui kalau PIXY Lip Cream merupakan salah satu produk yang cukup banyak memberikan shade dengan nude tone yang cocok untuk kulit kuning langsat dan sawo matang.

Kamu yang suka tampil bold on point juga bisa memilih warna Party Red, Classic Red, Edgy Pulm, atau Fun Fuscia. Saya yakin semakin bold warnanya semakin kece pigmentasinya. Oh iya, kemampuan transfer oleh gesekan sesama kulit harus saya akui doi kece sih untuk ukuran lip cream yang harganya terjangkau.

Harga

PIXY Lip cream Shades

*Instagram.com/@pixycosmetics

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

PIXY Lip Cream dibanderol seharga Rp. 49.000 di official website-nya. Tapi kamu bisa mendapatkan harga yang lebih miring bila membelinya di toko-toko online. Bukan best seller namanya kalau sulit ditemukan. Lip Cream dari PIXY bisa kamu temukan baik di drugstore maupun toko-toko online. Untuk pembelian online kamu dapat membelinya di link yang telah Kamini sediakan.

Kesimpulan

Review PIXY Lip Cream_Packaging (Copy)

Itu tadi pengalaman yang saya rasakan dalam menggunakan PIXY Lip Cream. Bila ditanya soal repurchase atau tidak, jawaban saya adalah maybe. Karena saya ini cukup liar dalam mencari produk pewarna bibir. Tapi bila saya sedang terbatas budget, mungkin PIXY Lip Cream bakal menjadi pelarian saya dengan catatan saya akan memilih darker tone dan bukan mild peach lagi.

Pros

  • Tak perlu ditanya soal harga
  • Spreadability mantap
  • Lighweight formula
  • Desain packaging yang improve
  • Tidak bikin bibir kering
  • Shade nude cocok untuk kulit orang Indonesia
  • Ketahanan hingga 8 jam (tanpa makan dan minum) serta 4-5 jam kalau dibarengi makan minum
  • Transferproof
  • Wanginya manis seperti es krim coklat
  • Paraben free

Cons

  • Tidak moisturizing di bibir kering, tapi you can handle it dengan menggunakan lip balm sebelumnya
  • Sulit meratakan produk pada bibir kering, but I suggest to use separate brush
  • Warna mild peach kurang pigmented pada bibir gelap dan cenderung lebih terang, tapi kalau dicoba layering lumayan teratasi. Bisa juga pilih  1-2 tingkat warna yang lebih gelap dari mild peach.

Untuk kalian yang punya pengalaman bitter or sweet dari penggunaa PIXY Lip Cream ini, jangan ragu untuk berbagi dengan Kamini di kolom komentar ya. Kamu juga bisa membaca produk-produk lip cream yang tak kalah jempolan pada artikel ini.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ditulis oleh - Diperbaharui 30 Juli 2020