Kamini.id / Lip Tint / Review Wardah Everyday Cheek & Lip Tint, Harga Terjangkau!

Review Wardah Everyday Cheek & Lip Tint, Harga Terjangkau!

Ditulis oleh - Diperbaharui 2 Oktober 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Lip tint adalah produk kecantikan bibir yang populer semenjak trend makeup ala Korea Selatan naik daun. Padahal, sebelumnya kita sudah tahu lip tint, walaupun namanya adalah lip stain.

Tapi, lip stain tidak terlalu sepopuler lip tint, padahal yang berbeda hanya penamaannya saja (dan lip stain itu biasanya berbentuk seperti spidol, sedangkan lip tint lebih bervariasi kemasannya walau kebanyakan berbentuk seperti lip gloss).

Buat yang belum familiar, lip tint adalah produk pewarna bibir yang sangat cair dan seringkali ‘meninggalkan’ jejak warna pada kulit bibir. Makanya namanya lip stain atau lip tint, karena ia seperti spidol atau tinta. Kelebihan lip tint adalah warnanya lebih menempel ke kulit, literally.

Tapi, dalam kenyataannya, lip tint sangat cepat hilang dari bibir pada area luar bibir, sedangkan di bagian dalam bibir memang masih ada warnanya tapi bibir jadi kering dan keriput.

Saking nempelnya dengan kulit, ada lip tint yang sulit dihapus, alias kalau pun terhapus masih meninggalkan sisa-sisa warna di bibir. Atau, lebih parahnya membuat kulit bibir kering, menciptakan lapisan sel kulit mati yang mengganggu. Sehingga, nanti lip tint bisa hilang kalau sel kulit matinya itu dibersihkan pakai lip makeup remover atau bisa juga digosok dalam keadaan basah.

Lalu, bagaimana dengan Wardah Everyday Cheek & Lip Tint? Wardah sekarang mengeluarkan banyak varian produk, salah satu yang terbaru ya lip tint ini. Hadir dengan tiga shade warna, produk ini digadang-gadang memiliki dua fungsi sekaligus, yaitu sebagai pewarna bibir dan juga pipi! Lalu, apakah performanya sama seperti lip tint kebanyakan? Inilah review Wardah Everyday Cheek & Lip Tint dari tim Kamini.

Wardah Everyday Cheek & Lip Tint

Wardah menghadirkan produk cheek & lip tint dengan tujuan untuk mewarnai bibir dan memberikan rona pada wajahmu. Tak hanya memberikan warna saja, tapi Wardah menyelipkan tujuh Natural Essences yang berguna untuk melembapkan dan menutrisi kulit. Produk ini hadir dalam tiga warna, yaitu ‘My Baerry’, ‘Pink On Point’, dan ‘Red, Set, Glow’.

Fun Fact!

Wardah Everyday Cheek & Lip Tint merupakan produk lip tint pertama dari PT Paragon Technology and Innovation. Yang berarti, merk-merk di bawah perusahaan ini seperti Make Over dan Emina belum mengeluarkannya. Barulah setelah Wardah merilis Everyday Cheek & Lip Tint, sister-brand-nya alias Emina juga punya produk lip tint, sedangkan Make Over masih fokus pada lip cream saja.

Klaim & Benefit

Lip tint pada umumnya mengeringkan bibir dan meninggalkan jejak warna pada bibir, jadi kalau mau re-apply hasilnya seringkali kurang bagus. Tapi, menurut Wardah, mereka telah melengkapi Wardah Everyday Cheek & Lip Tint dengan Blushtensity Fit yang membuat cheek tint-nya menyatu sempurna dengan warna alami kulit, menghasilkan rona pipi yang segar, natural, tanpa rasa kering.

Cara Pemakaian

Cara pakai Wardah Everyday Cheek & Lip Tint untuk bibir:

  • Putar tutupnya, lalu angkat
  • ‘Buang’ sedikit lip tint dari aplikator ke sisi dalam botol jika terasa terlalu meluber
  • Aplikasikan lip tint pada bibir sesuai keinginan, kalau mau ombre lips di bagian dalam bibir saja, kalau mau full lips pakaikan ke seluruh permukaan bibir
  • Ratakan lip tint dengan cara mengatupkan bibir, pakai jari tangan, atau pakai lip brush
  • Tunggu beberapa saat agar lip tint set sebelum menggerak-gerakkan bibir atau makan dan minum

Cara pakai Wardah Everyday Cheek & Lip Tint untuk pipi:

  • Keluarkan aplikator, lalu goreskan cheek tint ke pipi secara banyak dan lebar, bukan ditotol-totol atau pun membuat garis seperti yang saya lakukan, karena nanti warnanya tidak akan nge-blend dengan baik
  • Segera setelah cheek tint diaplikasikan, baurkan dengan menggunakan jari tangan. Sebaiknya kamu tidak membaurkannya dengan spons karena semua cheek tint-nya akan terserap ke spons, alas bedak kamu pun jadinya bergeser karena cheek tint-nya terlalu runny

Kemasan

Wardah Everyday Cheek & Lip Tint hadir dengan boks luar yang cantik. Perpaduan warna putih, hijau, dan sentuhan warna sesuai shade lip tint yang dipilih cukup ngejreng dan menarik. Kemasan botol lip tint-nya juga cukup unik.

Biasanya lip tint dari brand Korea Selatan berbentuk panjang, bertutup hitam, dengan botol transparan jadi kita bisa melihat isinya. Konsepnya yang lebih cheerful ini seperti menandakan kalau Wardah bukan cuma produk dewasa saja, tapi bisa juga dipakai dari usia remaja.

Nah, kalau botol lip tint Wardah ini sangat pendek jika dibandingkan dengan kebanyakan lip tint dari Korea Selatan. Warna tutupnya yang putih mengkomplemen boksnya yang ada warna putihnya juga. Sedangkan untuk body kemasannya berwarna doff dan tidak transparan, alias memang warna botolnya seperti warna lip tint-nya. Jadi, kita tidak bisa ‘mengintip’ lip tint milikmu sudah mau habis atau belum.

Aplikator

Seperti tipikal lip tint lainnya, Wardah Everyday Cheek & Lip Tint juga menggunakan applicator tipe doe foot. Pendapat saya pribadi untuk lip tint bentuk aplikator seperti ini kurang tepat. Tekstur lip tint yang sangat cair membuatnya mudah meluber ke mana-mana bahkan saat diaplikasikan ke bibir.

Jadi, bentuk aplikator yang ada lubangnya seperti reservoir tip applicator. Karena reservoir tip bisa menakar produk yang digunakan lebih baik. Produk juga terjaga di bagian tengah yang bolong sehingga tidak luber offsite dari garis bibir.

Memang, biasanya tipe aplikator reservoir tip digunakan untuk produk lipstik yang medium to high end harganya. Jadi, dengan harga lip tint Wardah yang Rp 35.000-an ini wajar jika menggunakan aplikator yang paling standar.

Ingredient List

Nah, setelah mengetahui isi kemasannya, kini saatnya mengetahui isi bahan-bahannya. Saya bagi dua, ada yang full ingredients dan key ingredients. Berikut bahannya:

  • Full Ingredients

Aqua, Octyldodecanol, Glycerin, Phytosteryl/Cetyl/Stearyl/Behenyl Dimer Dilinoleate, Ethcellulose, Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acrtloydimethyl Taurate Copolymer, Behenyi Alcohol, Stearly Alcohol, Polysorbate 60, Tocopheryl Acetate, PEG-20 Phytsterol, Phenoxyethanol, Fragrance, Cetyl Alcohol, Phytoterols, Chlophenesin, Squalane, Caprylic/Capric Triglyceride, Glyceryl Stearate, Hydrogenated Lecithin, Oenothera Biennis Oil, Olive Oil, Prunus Amygdalus Dulcis, Shea Butter, Simmondsia Chinesis (jojoba) Seed Oil, Allantoin, Ethylhexylglycerin, Sorbitan Isostrearated, Stevioside.

  • Key Ingredients

Wardah Everyday Cheek & Lip Tint dilengkapi dengan teknologi Blushtensity Fit, yang membuat formula-nya ringan namun hasilnya tetap long lasting. Terus, setiap shade-nya juga mencocokkan diri dengan warna kulit pemakainya. Terus, Cheek & Lip Tint ini juga memiliki kandungan 7 Natural Essences, yaitu kombinasi dari Evening Primrose Oil, Shea Butter, Olive Oil, Jojoba Oil, Sweet Almond Oil, Stevioside, dan Vitamin E.

Semua campuran ini berfungsi untuk melembapkan dan menutrisi kulit. Sehingga, lip tint ini tidak akan meninggalkan jejak maupun terasa kering di bibir. Terakhir, produk ini juga mengandung Yummy Fruity Aroma, jadi ada aroma buah yang nyegerin dan enak.

Impresi

Di atas tadi merupakan klaim yang ditawarkan Wardah untuk produk Cheek & Lip Tint-nya. Namun, apakah pada kenyataannya semua klaim tersebut benar adanya?

Tekstur

Wardah Everyday Cheek & Lip Tint memiliki tekstur cair seperti air tapi agak kental juga, jadi bisa dibilang ini gel liquid. Tapi, setelah diaplikasikan ke bibir langsung terasa betapa cairnya lip tint ini karena meluber ke mana-mana (walaupun tidak keluar bibir, sih, jadi tenang saja). Kalaupun kamu nggak sengaja offsite, lip tint ini masih bisa dibersihkan dengan jari asal kamu cepat-cepat saja.

Saat diaplikasikan lip tint ini terlihat mengkilat dan butuh beberapa saat sampai lip tint-nya nge-set. Kalau sudah matte, berarti lip tint kamu sudah set jadi aman buat makan dan minum.

Terus, kalau mau dipakai sebagai cheek tint, kamu harus sangat cepat membaurkannya soalnya kalau tidak, bakal membekas. Lihat saja yang di tangan saya, padahal jedanya hanya beberapa detik untuk mengambil foto, tapi yang segaris itu tidak bisa dibaurkan dengan sempurna.

Wangi

Seperti yang sudah disebutkan di atas, Wardah Everyday Cheek & Lip Tint ini memiliki fruity aroma yang yummy. Walaupun tidak ada enjelasan ini wangi buah apa, saya rasa sih diambil dari aroma beberapa buah berry, seperti stroberi, raspberi, dll.

Segar banget, saya suka wanginya. Kalau nggak sengaja menjulurkan lidah pun bibir kamu terasa manis, nggak pahit. Biasanya, ada produk lipstik yang wangi tapi kalau di lidah terasa pahit, tapi untuk yang satu ini terasa wangi dan manis.

Swatch

Wardah Everyday Cheek & Lip Tint hadir dalam tiga shade yang wearable, yaitu Red Set Glow (merah) alias yang saya pakai, lalu ada My Baerry (fuschia), dan terakhir Pink On Point (merah muda). Walaupun namanya red, shade Red Set Glow itu ada hint orange-nya, jadi seperti merah keoranye-oranye-an. Jadi, jangan takut lip tint ini bakal merah medok, karena warnanya kalem dan cocok buat anak muda juga.

Kesalahan saya adalah meng-conceal bibir sebelum menggunakan lip tint ini karena ternyata mereka tidak bisa menyatu. Saat baru diaplikasikan, lip tint dan BB cream di bibir saya saling beradu, walaupun akhirnya berhasil menyatu dengan warna lip tint yang jadi lebih ‘milky’ karena tercampur BB cream-nya.

Ya, lip tint Wardah ini membuat alas bedak saya ‘kalah’. Ia bisa membuat alas bedak jadi luntur. Makanya, saat dipakai ke pipi, BB cream saya malah ‘habis’.

See, perbedaan antara pipi yang sudah saya beri cheek tint dan yang belum tidak terlalu kentara. Itu sudah susah payah saya blend dengan hati-hati supaya BB cream saya tidak geser. Dan, kesalahan saya yang ke-2 adalah, saya membuat garis alih-alih membaurkan cheek tint-nya langsung dengan aplikator saat saya pakaikan ke pipi. Karena, ternyata, cheek tint ini cepat sekali meninggalkan jejak.

Saya foto sebentar saja, dua garis di pipi yang saya buat itu tidak mau membaur, loh! Pada akhirnya, saya tutupi lagi pipi saya dengan blush on powder dan bedak agar kesalahan saya jadi saru.

Tips & Tricks

Sebelum menggunakan lip tint di bibir, jangan pakai alas bedak atau pun concealer sama sekali. Kalau pun harus, seperti ingin menutupi garis bibir hitam, maka lakukanlah di pinggiran bibir saja. Pokoknya usahakan di bibir sedikit mungkin ada produk lain, karena lip tint ini ‘galak’, ia bisa meluruhkan alas bedak, jadinya kalau disatukan kurang bagus.

Terus, untuk penggunaan cheek tint, kamu sebaiknya menggunakan produk sedikit mungkin. Jadi, saat baru dikeluarkan, buang dulu sisa produk ke pinggir botol jadi yang ada di aplikator cuma sedikit cheek tint saja.

Terus, langsung baurkan ke satu pipi kamu, jangan dibuat garis atau totol-totol, karena warnanya langsung nempel tok begitu. Dan, membaurkannya pun sebaiknya pakai jari, karena saya coba pakai beauty blender yang basah, malah nempel semua ke spons.

Kalau tidak hati-hati, alas bedak di area pipi kamu juga bisa geser. Jadi, saya sarankan pakai jari saja untuk blending-nya, jangan pakai spons apalagi brush. Tapi ingat, nanti jari kamu jadi berwarna, dan nggak bakal langsung hilang dalam sekali cuci tangan saja. Mungkin agak malu kalau keluar rumah dengan jari yang ada warna pink-nya, kan?

Daya Tahan & Performa

Lantas bagaimana dengan ketahanan dan performa dari produk ini? Untuk mengetahuinya, silakan disimak dulu penjelasan dan review saya di bawah ini.

Di Bibir

Pigmentasi lip tint ini memang baik, selama kamu nggak ngapa-ngapain. Karena, setelah berjam-jam penggunaan lip tint ini keok. Saya pakai sekitar jam 10 pagi, dan ini hasil setelah saya sholat ashar, berarti sudah dua kali wudhu dan sudah makan siang.

Foto di sebelah kanan adalah bibir saya setelah melalui air dan makanan, bisa dilihat untuk pinggirannya sudah tidak ada lip tint sama sekali, hanya ada di bagian dalam bawah dan itu pun membuat bibir saya jadi berkerut/bergaris.

Saya coba timpa lagi tapi hasilnya tetap tidak sebagus awal pemakaian, karena sudah ada warna sisa dari lip tint ini yang menempel di bibir. Lalu, foto kiri adalah bibir saya setelah sholat maghrib. Karena bagian dalam bibir saya jadi seperti ‘menggumpal’, alias sel kulit matinya terbentuk, saya jadi gemas dan saat terkena air saya sekalian gosok-gosok saja supaya hilang semua lip tint-nya.

Di Pipi

Produk ini sama sekali tidak impresif sebagai cheek tint. Pertama, teksturnya terlalu cair sehingga ‘berantem’ dengan alas bedak saya. Padahal saya belum set BB cream saya dengan bedak, tapi itu pun sudah tidak sinkron saat bertemu dengan cheek tint.

Kedua, hasilnya tidak terlihat, hanya sangat sedikit hint kemerahan yang membuat pipi saya glowing dan bersemu, tapi itu sangat fair sampai tidak terlihat. Jadi, saya pikir produk ini sebaiknya digunakan untuk bibir saja.

Harga & Tempat Pembelian

Dengan kemasan mini 5.5 gram, Wardah Everyday Cheek & Lip Tint dipasarkan sekitar Rp 35.000 – 45.000. Sangat terjangkau dan isinya pun cukup banyak. Kamu bisa membelinya di counter resmi Wardah di mall, toko kosmetik, atau di e-commerce seperti di Shopee lewat link ini atau di Lazada melalui link ini.

Kesimpulan

Cheek & Lip Tint ini merupakan produk yang praktis, di mana bisa dipakai sebagai blush on dan juga pewarna bibir. Walaupun, memang, hasilnya tidak sebagus yang saya harapkan. Akan tetapi, untuk ukuran produk lokal dengan harga terjangkau, dan belum ada terlalu banyak produk lip tint lokal di pasaran, Wardah Everyday Cheek & Lip Tint ini worth it untuk kamu coba atau bahkan kamu koleksi semua warnanya.

Karena ringan dan hasilnya natural, lip tint ini cocok dipakai oleh remaja juga. Pilihan warnanya juga terbilang aman, sehingga bisa dipakai oleh skintone apa saja, dengan warna baju atau hijab mana saja.

Untuk saat ini produknya sudah bagus, tapi semoga ke depannya Wardah bisa lebih memberikan yang terbaik lagi. Walaupun nanti harganya jadi agak lebih mahal pun saya rasa tidak menjadi masalah, karena yang terpenting adalah kualitasnya.

Pros (+)

+ Harga murah

+ Mudah ditemukan di mall, toko online, maupun mini market

+ Ada wangi dan aroma yang menyegarkan

+ Transferproof (Setelah nge-set)

+ Travel friendly karena ukurannya kecil

+ Cukup pigmented

Cons (-)

– Aku tidak masalah dengan aroma dan rasanya, tapi mungkin akan ada yang tidak suka

– Pada kenyataannya, produk ini nggak terlalu bisa buat dipakai sebagai blush on, begitu pula dengan performanya di bibir yang tidak sesuai dengan klaimnya karena saya merasa lip tint ini cukup bikin bibir kering dan nggak long lasting

– Walaupun pigmented, lama kelamaan lip tint di area pinggir bibir akan menghilang, menyisakan lip tint di kulit yang mengering di area tengah bibir. Kalau di-touch up jadinya tidak nyatu, sehingga terlihat kurang bagus

– Untuk perilisan pertama, produk ini langsung hadir dalam tiga shade, tapi semua warnanya mirip satu sama lain, terutama yang dua warna pink-ungu hasilnya sangat mirip. Mungkin ke depannya bisa lebih diverse lagi warna-warnanya

Repurchase? Maybe.

Ya, itulah review tim Kamini untuk Wardah Everyday Cheek & Lip Tint. Semoga ini bisa membantu kamu menentukan pilihan untuk mencobanya atau tidak. Sampai ketemu di review selanjutnya!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *