Kamini.id / BB Cream / Perbedaan Antara Foundation, BB Cream, CC Cream, & DD Cream

Perbedaan Antara Foundation, BB Cream, CC Cream, & DD Cream

Ditulis oleh - Diperbaharui 15 April 2019

Anda hobi dandan? Pasti sudah kenal banget, dong, sama yang namanya foundation? Foundie, sapaan manis buat foundation, merupakan alas bedak atau fondasi dari riasan wajah. Makanya, foundie wajib banget dimiliki oleh Anda yang suka makeup-an. Tapi, kadang ada waktunya Anda merasa foundie terlalu berat.

Misalnya ketika mau ngantor, ngampus, atau hangout. Seringkali wajah terasa “berat” kalau pakai foundie untuk kegiatan sehari-hari saja. Makanya, banyak produk alas bedak lainnya selain foundation. Ada BB cream, CC cream, dan DD cream. Kamini akan membahas semuanya (termasuk foundie juga) sekarang. Yuk, disimak!

Foundation

Foundation perricone

Foundation adalah makeup yang berfungsi sebagai alas bedak atau kanvas wajah. Foundation terdiri dari multi-warna, hadir untuk membuat warna kulit semua orang terlihat rata. Fungsi lain dari foundation adalah menutupi kekurangan kulit seperti noda bekas jerawat hingga garis halus tanda penuaan dini.

Foundation yang bagus biasanya sudah dilengkapi dengan pelembab, tabir surya, astringent, bahkan primer, sehingga satu produk saja sudah cukup untuk mendapatkan makeup yang sempurna.

Untuk memudahkan memilih shade yang tepat, foundation hadir dalam klasifikasi warna sesuai skintone, yaitu neutral, cool, dan warm. Akan tetapi, kembali lagi pada kebijakan setiap brand makeup, apakah mereka mengeluarkan foundation untuk semua skintone kulit atau untuk skintone tertentu saja.

1. Formulasi

Formulasi merupakan bahan-bahan penciptaan foundation tersebut. Apa saja bahan yang dicampur hingga mencapai sebuah produk yang jadi. Berikut adalah beberapa bahan yang paling populer terdapat dalam foundation:

  • Water-based

Water-based foundation

Foundation berbasis air bisa dibilang merupakan yang paling populer. Water-based foundation biasanya berbentuk creamy atau, tentu saja, liquidy. Coverage yang ditawarkan foundation water-based biasanya medium ke full, tapi tetap terlihat dan terasa natural daripada foundation berbasis bahan lainnya.

  • Oil dan Emollient-based
Oil dan Emollient-based foundation

* sumber: www.newbeauty.com

Anda pasti sudah tahu apa itu minyak. Sedangkan emolien belum banyak yang tahu. Jadi, emolien merupakan bahan dasar pelembab. Fungsinya adalah untuk melembutkan kulit serta memasok air untuk setiap sel kulit. Minyak di sini biasanya berupa mineral oil, sedangkan emolien berupa petrolatum, beeswax, atau lanolin.

Kelebihan formula minyak dan/atau emolien adalah melembabkan, tidak cakey, biasanya waterproof, dan cakupan warna shade yang luas. Sedangkan kekurangannya adalah bisa tercoreng/bergeser, luntur, dan berubah warna akibat oksidasi selama pemakaian. Anda dapat menemukan foundation berbasis minyak dan emolien di daftar Foundation untuk Kulit Kering.

  • Alcohol-based
Alcohol-based foundation

* sumber: www.gurumakeupemporium.com

Foundation alcohol-based menggunakan campuran air dan alkohol yang sudah denaturasi sebagai bahan dasarnya. Dikembangkan oleh Ernő László (seorang dermatolog dan pengusaha kosmetik) untuk kulit yang berjerawat. Beliau menghilangkan zat emolien dan zat yang mengikat yang dapat menyumbat pori-pori. Biasanya foundation alcohol-based perlu dikocok sebelum digunakan.

Foundation berbasis alkohol akan membuat Anda seperti tidak menggunakan makeup karena formulanya merupakan yang paling ringan. Foundation jenis ini hampir tidak akan menyumbat pori-pori. Kekurangannya, karena sangat ringan, foundation ini hanya bisa memberikan coverage yang sangat tipis dan agak sulit di-blend.

  • Powder-based

Powder-based foundation

Foundation berbasis powder sangat banyak ditemui di pasaran. Perbedaan powder foundation dengan bedak adalah, foundation jelas memiliki tingkat coverage yang lebih tinggi. Powder foundation juga mengandung agen adhesi kulit lebih banyak agar dapat menempel lebih baik pada kulit.

  • Silicone-based

Silicone-based foundation temptu

Terakhir, ada foundation berbasis silikon. Teksturnya sedikit lebih ringan, namun masih memberikan cakupan coverage yang cukup. Karena formulanya sedikit lebih tipis, foundation ini menyatu dengan kulit secara halus. Bahkan cara meratakannya pun mudah sekali dibandingkan foundation berbasis minyak.

2. Shade Range

Shade Range foundation

Shade range foundation sebenarnya tidak terbatas, apalagi pada masa sekarang di mana banyak brand makeup berbondong-bondong mengeluarkan foundation “untuk semua orang”. Berbeda dengan dulu, kini shade foundation ada yang mulai dari super pale untuk orang dengan albinism hingga super dark untuk black people yang kulitnya sangat hitam.

3. Coverage

Coverage

* sumber: makeupandbeauty.com

Coverage adalah cakupan yang mengacu pada opacity dari foundation. Semakin tinggi coverage, maka semakin baik ia menyembunyikan masalah kulit. Tingkat coverage foundation sangat banyak pilihannya, ada Sheer (paling transparan karena mengandung pigmen paling sedikit), Light (dapat meratakan warna kulit dan menutupi sedikit noda, tapi tidak sampai cukup menutupi flek hitam. Kandungan pigmen hingga 18%).

Lalu ada coverage Medium (tingkat coverage lebih baik karena mengandung pigmen hingga 23%). Terakhir, yang menjadi pilihan banyak orang untuk makeup profesional, adalah Full coverage (dapat menutup tanda lahir, vitiligo, hiperpigmentasi, bahkan luka pada kulit. Mengandung pigmen sebanyak 50%).

4. Cara Mengaplikasikan

air brushed foundation

* sumber: www.stylecraze.com

Cara mengaplikasikan foundation ada banyak juga, loh. Yang paling terkenal pasti spons kecantikan atau beauty blender. Tapi ada juga alat-alat lainnya seperti silicon blender (silisponge), brush foundation, jari tangan, atau teknik yang paling tinggi yaitu dengan menggunakan air brush seperti pada gambar di atas. Ingin tahu penjelasan lengkap tentang macam-macam cara memakai foundation? Baca di sini, yuk!

5. Jenis

jenis foundation

* sumber: www.youtube.com

Foundation memiliki jenis yang paling banyak diantara alas bedak lainnya. Setiap tipe memiliki hasil akhir dan manfaat yang berbeda. Ada liquid foundation yang cocok untuk kulit kering, lalu cream foundation yang memiliki coverage tinggi, jika ingin hasil akhir yang lembut gunakan mousse foundation.

Jika Anda sering bepergian dan membutuhkan foundation yang compact, beli stick foundation. Terakhir, powder foundation berbentuk seperti bedak, sangat praktis dan mudah digunakan. Selengkapnya untuk macam-macam foundation bisa Anda baca di sini.

BB Cream

BB Cream

* sumber: www.youtube.com

Nah, tadi itu pembahasan tentang foundation. Sekarang mari kita memasuki pembahasan mengenai BB cream. BB cream sebenarnya merupakan istilah pemasaran yang datang dari singkatan dari blemish balm, blemish base, beblesh balm, tapi di Western semua orang setuju kalau BB adalah singkatan dari Beauty Balm. Walaupun, sebenarnya asal muasal BB cream itu dari Asia, loh!

BB cream adalah produk praktis karena merupakan gabungan dari foundation, pelembab, tabir surya, bahkan anti-oksidan dan vitamin (tergantung merk dan tipe BB cream yang Anda beli). BB cream cocok untuk Anda yang malas melakukan rutinitas makeup, yaitu primer-pelembab-foundation. Beberapa drop BB cream sudah cukup untuk membuat Anda siap menjalani hari.

BB cream lebih ringan dari foundation, tetapi lebih berat dari tinted moisturizer (pelembab berpigmen). Karena BB cream bersifat hydrating, banyak orang yang menanggapnya sama dengan pelembab. Mereka pun menggunakan BB cream secara asal-asalan dengan porsi yang seenaknya juga. Di sini letak salahnya.

BB cream sebaiknya diaplikasikan sama seperti foundation, yaitu menggunakan spons, brush, atau jari. Namun Anda benar-benar harus telaten jika menggunakan jari, jangan sampai ada part yang tertinggal atau tak rata. Seberapa banyak BB cream yang dipakai pun perlu diperhatikan.

Ketika Anda pergi ke luar rumah, Anda akan berperang dengan polusi dan sinar UV. BB cream dengan SPF sebenarnya sudah cukup melindungi kulit Anda, tapi, jika Anda menggunakannya dengan porsi yang kurang, maka perlindungan sinar UV pun tidak akan maksimal. Untuk itu, jangan pelit-pelit ketika menggunakan BB cream, ya.

Kekurangan lainnya dari BB cream adalah jenisnya tidak terlalu banyak, paling hanya matte dan dewy saja. Selain itu, tingkat coverage BB cream bisa dibilang kurang dari 50%-nya foundation, jadi benar-benar hanya bisa dipakai harian saja bukan untuk makeup profesional. Shade range BB cream juga sangat sedikit jika dibandingkan dengan foundation.

CC Cream

CC Cream

* sumber: www.oprah.com

Setelah alfabet B adalah C. Yup, sekarang kita akan membahas CC cream. Sebenarnya apa, sih, CC cream itu? Jadi CC merupakan singkatan dari color correcting. Anda mungkin sudah pernah mendengar color correcting concealer yang warnanya bermacam-macam itu, kan? Nah, kalau CC cream itu sudah berbentuk krim siap pakai, pengganti foundation dan BB cream.

Sebenarnya dikatakan pengganti juga kurang tepat, karena CC cream memiliki fokus yang berbeda dengan foundie atau pun BB cream. CC cream dimaksudkan untuk mengatasi masalah kulit seperti kemerahan dan sallowness.

Sedangkan foundation merupakan alas bedak dengan fungsi utama untuk meratakan warna kulit (walau ada beberapa foundie yang dilengkapi dengan vitamin dan skincare benefit lainnya). Begitu pula dengan BB cream yang berguna sebagai pengganti foundie, tapi hanya untuk keperluan sehari-hari saja. CC cream adalah korektor warna kulit yang formulasinya lebih ringan dari BB cream. Jadi urutan dari terberat hingga teringan adalah foundation – BB cream – CC cream.

Karena mengandung lebih banyak manfaat skincare daripada dua jenis alas bedak lainnya, CC cream sebaiknya digunakan sebagai “primer” sebelum Anda menggunakan foundation atau BB cream. Walaupun, Anda bisa menggunakan CC cream saja tanpa perlu menimpanya dengan apapun lagi. CC cream memiliki hasil akhir yang terasa ringan, halus, dan empuk. Bisa dibilang kalau CC cream merupakan BB cream yang telah improved.

Secara logika, tingkat coverage CC cream seharusnya lebih rendah daripada BB cream, bukan? Akan tetapi, ternyata tingkat coverage CC cream lebih mendekati foundation, karena CC cream memiliki pigmen yang lebih tinggi dari BB cream. Walaupun semua kembali lagi kepada brand kosmetik masing-masing produk. Ada BB cream yang lebih sheer daripada CC cream, begitu pula sebaliknya. Untuk shade range, sama seperti BB cream, CC cream tidak memiliki terlalu banyak pilihan warna.

DD Cream

DD Cream

Terakhir, Kamini akan membahas DD cream. Sebenarnya dulu konsep DD cream bukan untuk dipakai di wajah, loh, melainkan krim untuk tubuh dan kaki! Akan tetapi, karena kepopuleran BB cream dan krim alfabet lainnya, DD cream pun menjelma menjadi Daily Defense cream. Beberapa brand kosmetik ada yang menyebutnya juga sebagai Dynamic Do-All cream.

Si krim pertahanan harian atau krim multifungsi yang dinamis ini dibuat dari penggabungan BB cream dan CC cream. Jadi, dalam satu DD cream itu sudah ada primer, serum, tone up (brightener), pore-minimizer, moisturizer, anti-aging, dan foundation. Paket lengkap!

Kandungan anti-aging pada DD cream cukup tinggi, sehingga dapat menyamarkan sekaligus mengurangi tampilan garis halus serta kerutan. Makanya, krim ini sangat cocok digunakan oleh orang dengan usia 30+. Selain anti-aging, DD cream juga mengandung SPF yang akan melindungi kulit dari sinar matahari.

Kesimpulan

Perbedaan Foundation BB Cream CC Cream dan DD Cream

Jadi, sebenarnya walaupun mirip-mirip, semua produk di atas memiliki manfaat yang berbeda-beda. Berikut adalah recap perbedaan antara foundation, BB cream, CC cream, dan DD cream:

PerbedaanFoundationBB CreamCC CreamDD Cream
Fungsi UtamaMeratakan warna kulitPelembab berwarnaSkincare berwarnaSkincare + anti aging berwarna
FormulasiPaling berat. Bahan dasarnya bermacam-macam.Lebih ringan dari Foundation. Bahan dasar tidak bervariasi.Kurang lebih sama seperti BB cream. Bahan dasar tidak bervariasi.Ringan. Bahan dasar tidak bervariasi.
Hasil akhirLebih bervariasiTidak terlalu bervariasiHanya satu varian (matte)Hanya satu varian (matte)
Shade rangeSangat luasTerbatasSangat terbatasSangat terbatas
CoverageSheer hingga fullSheer hingga mediumSheer hingga mediumSheer
JenisBervariasiHanya ada dua jenis (BB cream dan BB cushion)Hanya ada satu jenis (krim saja)Sama seperti CC cream
Cara mengaplikasikanBanyak caraHampir sama seperti foundation, hanya saja tidak untuk metode airbrushSama seperti BB creamSama seperti CC cream

Ya, itulah perbedaan antara foundation, BB cream, CC cream, dan DD cream. Sebenarnya dalam dunia per-krim-an wajah masih ada lagi AA cream dan EE cream! Mungkin ke depannya akan ada FF cream, GG cream, hingga ZZ cream, ya. Hihi. Kalau Anda sukanya pakai krim yang mana, nih?

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar